Catatan Pelangi

Sahabat keluarga Indonesia Berbekal ilmu, iman dan amal shalih membangun peradaban mulia

Catatan Pelangi

Sahabat keluarga Indonesia Berbekal ilmu, iman dan amal shalih membangun peradaban mulia

Selasa, 23 Desember 2014

suara hatiku

SUARA HATIKU
Penulis: Titien Sumartini Dwifatmasari

Aku tak terima
Mengapa hanya sehari saja
Didengungkan untaian kata untuk ibu kita
Diteriakkan penghormatan untuknya
Diperingati dan diejawantahkan dalam hidup kita
Hanya sehari setiap tahunnya

Tak ingatkah kalian?
Dalam rahimnya kalian ditanam
Mengambil aliran darahnya sembilan bulan
Waktu yang tak sebentar
Bukan hanya sehari saja
Dan dibawanya kemana saja
Dalam setiap gerak dan diamnya
Di setiap jaga dan tidurnya
Dengan penuh harap dan bahagia

Lupakah kalian?
Manis susu yang dikucurkannya
Saat mulut mungil kalian belum mengenal apa-apa
Diberikannya dengan sepenuh jiwa
Mengalir dalam darah kalian
Dua tahun atau bahkan lebih lama
Bukan hanya sehari saja

Tangan kasarnya yang menyentuh lembut
Selalu menenangkan hati yang terpuruk
Air matanya hampir selalu tertumpah
Saat kepedihan kita menyeret sedihnya
Saat bahagia kita mengharukannya
Dia selalu saja ada
Saat kita membutuhkannya

Tak tahukah kalian?
Dia mulakan hari saat kalian masih mendengkur
Pun akhirkan hari saat kalian sudah berpeluk kemul
Kalian ada dalam pikirannya
Terbayang-bayang di pelupuk matanya
Istimewa dalam ruang hatinya
Selalu disebut dalam istighfarnya
Pun dalam setiap sujud malamnya
Bukan hanya sehari saja

Muliakanlah ibumu
Dalam setiap hari-harimu
Ridhonya adalah kunci suksesmu
Kata-katanya bak mantra yang jitu
Menyembuhkan setiap lukamu
Pelukannya menghangatkan hati yang beku
Tangisnya menutup pintu rejekimu
Amarahnya menghilangkan kunci surgamu
Di bawah kakinya terletak surga yang kautuju

‪#‎Demak‬, 22122014

Sumartini Dwi Fatmasari AmK di 00.49
Berbagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

‹
›
Beranda
Lihat versi web

Blog Sahabat Keluarga Indonesia

Foto saya
Sumartini Dwi Fatmasari AmK
Ibu dari 3 putra dan 5 putri, pegiat sosial dan pemerhati keluarga. Berharap bisa menjadi sahabat bagi keluarga Indonesia. Bukan malaikat, bukan ustadzah, bukan pula orang yang mulia. Hanya hamba Allah swt yang terus-menerus berupaya menshalihkan amal, agar kelak dapat kembali pulang membawa ahsanu amalan. Bersama dengan orang-orang tercinta dalam jannah-Nya.
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.