Pengikut

Cari Blog Ini

Pengikut

Sabtu, 27 Juni 2015

Anak-anak laut


ANAK-ANAK LAUT
Oleh : Titien SDF

Bau khas air laut dihirupnya dalam
Seolah membaui hidangan dalam diam
Memenuhi perutnya yang menghitam
Terbakar siang didinginkan malam

Kepiting, bulu babi dan juga kelomang
Tak lagi bisa lukai tubuh nan kering kerontang
Berbekal ember dalam genggaman
Mereka mengumpul membisikkan kelegaan

Kaki-kaki telanjang itu masih berlari
Memburu hingga ember penuh terisi
Terlalu lama menunggu ayah pulang melaut
Sementara gendang bertalu dari dalam perut
Tak apalah, hasil tak seberapa
Asal lapar tak lagi bersuara

Anak-anak laut :sederhana
Menagih hidup pada kedalamanya
Menaiki ombak menghempas tanpa jeda
Berdamai dengan badai
Menyambut tsunami berderai-derai
Lalu kembali mendekap laut:melandai

Mereka: anak-anak laut
Diajarkan tak kenal rasa takut
Hanya pada-Nya tempat berlutut
Mohon dimudahkan menundukkan laut
Agar badai tak mampu memagut
Kesedihan tiada menyelimut
Hidup kan terus berlanjut
Kecil bersama laut
Besar bersama laut
Mati  pun bersama laut
#Demak, 23062015

Biodata penulis:
Titien SDF, ibu delapan anak yang menyukai dunia kepenulisan. Baginya menulis adalah cara untuk berbagi. Berbagi rasa, hikmah dan apa saja yang dapat memberi manfaat. Terkadang, menulis juga menjadi caranya menunjukkan kepedulian terhadap sesuatu. Setiap orang memiliki buku kehidupan, maka tulislah kebajikan agar selalu dikenang dan menginspirasi orang lain. Penulis dapat ditemui di rumah kecilnya di Jl Pucang Permai 16 no 12, Batursari, Mranggen, Demak. Atau dihubungi via facebook dengan akun Titien Sumartini Dwifatmasari, atau via email titienfatmasari@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar