Pengikut

Cari Blog Ini

Pengikut

Selasa, 23 Desember 2014

pemahat kehidupan

PEMAHAT KEHIDUPAN
Penulis: Titien Sumartini Dwifatmasari

Dia serupa perempuan biasa
Bila semua perupa dikumpulkan
Dan disatukan dengan segala fungsinya
Tiadalah dapat mengungguli buah karyanya
Tak jua pisau, palu dan pahat
Ataupun perupa lainnya
Tak sesuatu yang serupa miliknya
Dan lakukan dengan caranya

Tanah dari sulbi insan mulia 
Dikumpulkannya dalam rahimnya
Dibelinya dari sighot annikah
Sakinah mawaddah wa rohmah tercampur dalam belanga
Dia memahat dengan tangannya
Lembut dan menenangkan
Dia membentuk dengan lisannya
Menyejukkan, menguatkan jiwa
Dia membakar dengan tatapannya
Membangkitkan, memberi gairah
Lalu diukirnya dengan doa dan harapan 

Bunda...
Pengorbananmu berbuah keajaiban
Tidaklah setiap penguasa berjaya
Bila tak berdiam diri dalam rahim nan sempurna
Tidaklah seribu nama menyejarah
Sebelum merangkak dalam gua garba
Tiada satupun yang hebat dan ternama
Kecuali belajar dalam wadah ajaibnya
Hanya dia yang sanggup memikulnya

Dia serupa perempuan biasa
Memulakan hari saat yang lain belum terjaga
Menutupnya hanya setelah yang lain terlelap
Namun doanya sanggup mengguncang arsyNya
Kasih sayangnya lebih berharga dari emas permata
Hatinya sepenuh lautan cinta
Dari rahimnya bermula insan paling mulia
Pun jua manusia paling hina
Dialah pemahat kehidupan
Di kakinya surga bertahta

#Demak, 21122014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar