Ibu adalah profesi terhebat karena bayarannya surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Kenikmatan yang belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, terlintas dalam pikiran kita. Adakah yang lebih berharga dari itu semua?
Ibu juga profesi termulia, pekerjaannya diawasi langsung oleh Pencipta alam semesta, doanya didengar langsung dari langit ke tujuh, dari arsy, singgasana-Nya yang Maha A'la. Adakah yang lebih dahsyat darinya?
Ibu pun profesi dengan ujian berlipat-lipat beratnya. Menyimpan buah hati belahan jiwa. Sembilan bulan dalam rahimnya yang penuh keajaiban. Merelakan air susunya mengaliri dahaga dua tahun sesudahnya. Mendampingi mereka dalam sehat dan sakitnya, dalam senang dan susahnya, dalam keberhasilan dan kegagalannya.
Adakah yang sebanding dengan pengorbanannya?
Ibu pulalah yang setia menunggu kita datang padanya. Walau sering kali kita melupakannya saat kebahagiaan tiba. Dan datang tiba-tiba untuk mengadukan berbagai macam problema. Lisannya selalu tulus menguntai ribuan dedoa dalam sujud-sujud malamnya. Dedoa penuh harap untuk anak yang dikasihinya.
Karenanya... muliakanlah ibumu.
Muliakanlah ibumu... muliakanlah ibumu...
#Demak,06032015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar