` UNTUK SAHABAT
Sahabat...
Mungkin aku
tak begitu mengenalmu
Yang selalu
mampir di jenak-jenak waktuku
Sosokmu yang
hadir melalui sebuah tulisan
Awalnya
memang takkuhiraukan
Terkadang
kita sama-sama mampir
Membuat
jejak dengan komentar nyinyir
Sebuah
nasihat ataupun sekedar candaan
Membuka hati
memecah kesunyian
` Sahabat...
Jujur, aku
terinspirasi
Lalu, jemarikupun mulai
menari
Merangkai
kata demi kata
Menjadikannya kalimat
bermakna
Mungkin yang kutulis
bukanlah sastra
Yang kumau hanya
menambah saudara
Merengkuhmu dan yang
lainnya
Waktu tak
lelah berjalan
Mengantar
mentari dari ufuk timur menuju barat
Membentangkan
siang yang terang benderang
Lalu
menjemput rembulan
Selimuti
bumi dalam peraduan malam
Begitulah
setiap harinya
` ` ` Dan aku, masih tetap di
sini
Menggoreskan tinta,
meliuk-liukkan jemari
Melukiskan keinginan dan
harapan
Bercerita tentang
angan-angan
Adakah sampai waktunya?
Hingga kau dan aku dapat
berjumpa?
Garis
wajahmu yang kubaca
Menampilkan
sosok utuh mempesona
Adakah
seperti yang kubayangkan?
Kuberharap,
saat itu segera tiba
~###
Untukmu yang
ada di sana
Adakah yang
lebih indah?
Saat
tangan-tangan kita saling bergandengan
Hati kita
saling bertautan
Menikmati
pelangi setelah hujan
Rindu yang
membuncah, tertumpah sudah
Kita
berbicara dalam diam
Aku
memahamimu, dan kau pun demikian
` ` ` ` Untukmu yang
terbentang jarak
Adakah ombak kasihmu
masih berriak
Menanti perahuku
menjemput ombak
Menariknya ke tepian,
ke dalam pelukan
Sedang laut masih
terlihat tenang
Nyiur melambai begitu
indahnya
Seolah-olah menyapa
Harapan itu masih ada
#Demak, akhir november 2014
*Demak, di terik siang*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar