Dua Cahaya
Oleh: Titien SDF
Menyebutmu, serasa menyusun kepingan cerita
Berbagai peristiwa tergambar jelas di atasnya
Dalam kehangatan rahimmu yang nyaman, aku bermula
Bertumbuh dan berkembang bersama aliran darah ibunda
Bunda, selaksa kerepotan dan kenakalan pernah kucipta
Selalu saja senyum lembutmu hadir menyapa
Belaian sayang dan berjuta petuah dan dedoa
Mengalun indah terdengar merdu di telinga
Tangan kekar mengayun kecilku di bahunya
Penampilan sederhana nan bersahaja
Kauajarkan agar senantiasa tanpa dusta
Jalani hidup bersama nasehat ayahanda
Ayah, amarahmu menyala menakutkan
Bila petunjuk yang terucap tiada kuhiraukan
Terasa seolah kasih kan tersisihkan
Walau pintu maaf selalu kaubukakan
Wahai bunda dan ayahanda pengukir jiwa
Kalian serupa dua cahaya di depan mata
Menuntun langkahku di jalan penuh ridho-Nya
Sampaikan ajar dengan petunjuk risalah-Nya
Pada Sang Pencipta kulabuhkan pinta
Sayangi dan rahmatilah keduanya
Mohon ampun, hapuskan segala dosa
Siapkan pula istana 'tuk mereka berdua di surga
#Demak, 11022015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar